Kamis, 03 Februari 2011

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo

. Kamis, 03 Februari 2011

IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia ~> Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo tampaknya belum bisa melupakan kepergian putranya,Rinra Sujiwa Syahrul Putra.

Syahrul kembali mengunjungi makam Nindya Praja IPDN tersebut kemarin. Saatberziarahyanghanya berselang sehari setelah pemakaman putra bungsunya, Syahrul ditemani sejumlah keluarga dekatnya mendatangi makam Rinra di Perkuburan Islam Panaikang.Di lokasi ini,Syahrul sekeluarga memanjatkan doa tepat di atas pusara anaknya tersebut.

“Saya belum mau bicara terlalu peka.Saya kira Anda semua memakluminya,” ujar dia sesaat setelah meresmikan media online di Jalan Emmy Saelan,sebelum menuju Perkuburan Islam Panaikang,kemarin. Beberapa kerabat dekat yang menemani Gubernur, di antaranya istrinya,Ayunsri Harahap; Ichsan Yasin Limpo yang juga Bupati Gowa, Irman Yasin Limpo; serta beberapa saudara kandungnya.

Ikut tampak ibunda Syahrul, Ny Nurhayati, dalam kunjungan pertama kalinya sejak jenazah Rinra dimakamkan sehari sebelumnya. Di lokasi tersebut,Ketua Partai Golkar Sulsel ini tampak cukup tegar. Dengan memakai pakaian dinas lapangan berwarna gelap dengan dibalut kacamata hitam, Syahrul juga beberapa kali tampak berusaha menenangkan istrinya yang terus terisak di atas pusara Rinra. Syahrul mengaku sangat terpukul atas kepergian Rinra untuk selama- lamanya.Pasalnya, Rinra dianggap sebagai anak satu-satunya yang mewarisi kepribadian serta intelektual yang dimiliki ayahnya. “Berat sekali.Berat rasanya saya melepaskan dia.

Dia putra kesayangan yang selalu saya banggabanggakan kepada teman-teman,” ujar dia kepada wartawan. Rinra Sujiwa Syahrul Putra yang juga praja angkatan terakhir di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ini meninggal dunia di Jatinangor, Jawa Barat, Senin (31/1) dini hari lalu. Anak ketiga pasangan Syahrul dan Ayunsri Harahap ini mengembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan dari kampusnya di Jatinangor menuju Rumah Sakit (RS) Annisa Medical Center (AMC) Cileunyi, untuk mendapatkan perawatan medis.

Kuat dugaan, Rinra yang juga praja angkatan terakhir di kampus IPDN tersebut terserang penyakit maag akut sejak beberapa hari terakhir. Namun, belum sempat mendapatkan penanganan medis, putra Gubernur tersebut terlebih dahulu dipanggil Sang Maha Kuasa pukul 05.00 Wita.

0 komentar: